JAKARTA 31-8-2026 – Kolaborasi antar-program studi di Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Respati Indonesia (URINDO) terus membuahkan inovasi nyata untuk masyarakat. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), FTI URINDO menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan generasi muda dengan fokus pada penerapannya di sektor pertanian modern.

Kegiatan yang mengangkat tema “Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Teknologi Smart Farming Berbasis AI dan IoT untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Pertanian Berkelanjutan” ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta keterampilan teknis para siswa di bidang pertanian cerdas (smart farming).

Dalam kesempatan tersebut, hadir dua pakar dan akademisi URINDO yang menjadi pembicara utama untuk membagikan pemikiran serta wawasan teknis mereka:

  1. Ramadhani Ulansari, S.Kom., M.T. (Dekan Fakultas Teknologi Informasi & Dosen Program Studi Ilmu Komputer)
  2. Maria Aditia Wahyuningrum, S.Pt., M.Si. (Dosen Program Studi Agroteknologi)

Transformasi Pertanian Tradisional ke Digital

Dalam pemaparannya, Ramadhani Ulansari, S.Kom., M.T. menekankan pentingnya peran teknologi digital seperti Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam memodernisasi sektor pertanian. Menurutnya, pemanfaatan mikrokontroler (seperti ESP32) dan sensor kelembapan tanah dapat mempermudah pemantauan kondisi lahan secara real-time. Lebih lanjut, AI membantu memberikan rekomendasi keputusan budidaya yang tepat, seperti penentuan waktu penyiraman otomatis berdasarkan data sensor.

Sementara itu, Maria Aditia Wahyuningrum, S.Pt., M.Si. menyampaikan perspektif dari sisi budidaya dan ketahanan pangan. Beliau menjelaskan bagaimana kolaborasi teknologi informasi dengan ilmu pertanian dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi penggunaan sumber daya air dan pupuk, serta menjaga kelestarian lingkungan demi terwujudnya pertanian berkelanjutan.

Menggaet Minat Generasi Muda

Selain pemaparan teori dan seminar, para peserta yang terdiri dari siswa magang/PKL diberikan pelatihan praktis (praktek langsung) mengoperasikan perangkat keras smart farming sederhana. Langkah ini diharapkan dapat mengubah persepsi generasi muda terhadap dunia pertanian—dari yang semula dianggap sebagai pekerjaan konvensional dan manual menjadi sektor yang inovatif, berbasis data, serta menjanjikan di era digital.

Melalui program terintegrasi berbasis proyek (Project-Based Learning) ini, FTI URINDO berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang adaptif terhadap teknologi sekaligus mampu berkontribusi aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

(FTI)

FTI URINDO Gelar Pengabdian Masyarakat: Dorong Generasi Muda Kuasai Smart Farming Berbasis AI dan IoT
Open chat
1
CS
Hallo, Butuh bantuan kami ?